Sang Anak "Mengidap Katarak", Asri Welas Membeberkan Penyebabnya. Tiap Ibu WAJIB Kenali Tanda Ini!

Sang Anak "Mengidap Katarak", Asri Welas Membeberkan Penyebabnya. Tiap Ibu WAJIB Kenali Tanda Ini!

Sang Anak "Mengidap Katarak", Asri Welas Membeberkan Penyebabnya. Tiap Ibu WAJIB Kenali Tanda Ini!
INIRecipes.ID - Setelah menunggu kehadiran sang buah hati selama delapan tahun, Asri Welas harus mengalami kenyataan pahit. Pada April 2017 lalu, Asri Welas telah dikaruniai anak keduanya yang bernama Rayyan Gibran Ibrahim.

Rayyan Gibran Ibrahim harus menderita katarak di kedua matanya padahal usia masih tiga bulan. Kabar memilukan itu diunggah Asri Welas melalui akun instagramnya.

Pihak dokter melaporkan, putra Asri Welas yang disapa Mas Ibran ini mengidap katarak sehingga menghalangi pandangan kedua matanya.

Awalnya, Asri mengaku banyak penyebab yang bisa menimbulkan katarak.

Ia bersama tim dokter terus melakukan sejumlah pemeriksaan pada sang putra guna mengetahui penyebab utama. Katarak pini bisa disebabkan oleh virus rubella, tokso, jantung bocor, otak terkena virus, namun tanda-tanda ini tampak negatif pada pemeriksaan Mas Ibran.

Asri Welas pun memutuskan untuk mengoperasi mata sang buah hati guna mendapat penglihatan yang normal. Setelah melakukan operasi pada mata kanannya, Ibran pun harus menjalani operasi pada mata kirinya.

Tepat pada Senin (11/9/2017) Asri Welas kembali mengunggah kondisi sang buah hati.

Ia mengungkap rasa terima kasih kepada Tuhan dan tim dokter karena Ibran sudah bisa melihat warna warni dunia. Kini, sang buah hati harus memakai kacamat untuk membantu retinanya berkembang baik.

Dalam ungkapannya itu, Asri Welas juga memberikan saran kepada perempuan yang akan menikah atau sedang hamil untuk segera memeriksa kondisi kesehatan rahim .

Hal itu untuk mendeteksi apakah penyakit tokso, rubella, atau tors bersarang di tubuh atau tidak.

Pemeriksaan itu tak hanya untuk para perempuan saja, lelaki pun wajib untuk mendeteksi agar terhindar dari segala penyakit yang bisa menyerang buah hati.

Penyakit katarak juga bisa berasal dari bawaan lahir. Seperti diketahui, selama ini mungkin kita mengira penyakit katarak hanya terjadi pada orang yang sudah berumur.

Namun ternyata bayi yang baru lahir juga bisa menderita penyakit ini.

Lensa mata bayi yang berwarna hitam ditutupi dengan noda berwarna keabu-abuan atau putih disebut sebagai katarak kongenital.

Tribun Jabar melansir hellosehat.com, katarak kongenital dapat terjadi semenjak kehamilan, yaitu di saat ibu hamil mempunyai penyakit infeksi, seperti campak atau rubella, cacar air, herpes, poliomyelitis, influenza, tokso.

Meski jumlah penderitanya sedikit, penyakit ini tidak bisa diremehkan karena dapat mengakibatkan kebutaan permanen pada bayi.

Kebutaan pada katarak kongenital ini sangat mungkin dicegah dengan deteksi dini dan operasi.

Namun, satu hal sederhana yang bisa dicegah lebih cepat adalah kepedulian terhadap sang buah hati.

Katarak pada bayi bisa dikenali lewat tiga langkah berikut :

1. Beri bayi mainan warna-warni mencolok

2. Gerak-gerakkan mainan tersebut ke berbagai arah

3. Perhatikan respon bayi

Bayi yang penglihatannya normal akan merespon rangsangan tersebut. Biasanya mata sang buah hati akan mengikuti gerakan mainan itu hingga ada usaha untuk meraih mainannya.

Sementara bayi yang katarak akan menunjukkan perilaku sebaliknya, respon sangat lemah atau bahkan tidak ada respon sama sekali.

Dilarsir dari situs tribunews

BACA JUGA YANG INI:

Sang Anak "Mengidap Katarak", Asri Welas Membeberkan Penyebabnya. Tiap Ibu WAJIB Kenali Tanda Ini!